Thursday, 2 June 2016

Jangan Mau Jadi Stereotype! (Skincare 101)

Hello citizen of internet!

Berhubung sekarang memutuskan untuk merubah konten blog ini, mari kita mulai dari hal yang paling sederhana dan saya alami sendiri yaitu kehidupan mahasiswi jurusan teknik, atau lebih spesifik lagi: cara mahasiswi jurusan teknik merawat wajah. 

Well, first of all, postingan ini bukan buat kalian para mahasiswi jurusan teknik yang sudah pakai perawatan dokter atau brand skincare mahal ya dan juga saya bukan expert di bidang kulit. Saya hanya berbagi info yang saya tahu mengenai wajah... Jadi, please be nice. :D

Stereotype atau pandangan umum mengenai mahasiswi jurusan teknik (terutama teknik sipil dan mesin) itu biasanya cenderung tomboy, cuek, dan kucel alias malas merawat diri. Hmm.. dibilang salah juga tidak salah, dibilang benar juga tidak benar. Tugas yang banyak terkadang membuat kita abai terhadap kebersihan kulit terutama wajah. Bukan, saya bukan menyarankan untuk dandan atau beli produk skincare yang harganya sampai jutaan rupiah. Akan tetapi tidak ada salahnya mulai meluangkan sedikit waktu untuk merawat wajah kita. Oiya, sekali lagi, postingan ini saya buat untuk kalian cewek-cewek yang masih merasa malas atau merasa belum perlu merawat wajah yaa. Buat kalian yang sudah merawat wajah kalian, good for you, girls! ;)

Bagi kalian remaja-remaja atau khususnya mahasiswi jurusan teknik yang masih abai terhadap perawatan wajah dan mau mulai merawat wajah, saran saya mulai lah dari basic skincare dulu. Sebelum mulai hunting produk skincare, sebaiknya terlebih dulu kenali jenis kulit kalian apakah kulit kalian berjenis kombinasi, berminyak, atau kering. Nah, selanjutnya jenis kulit kalian ini akan menjadi guidance kalian untuk membeli produk skincare. Basic skincare menurut saya terdiri dari 5 step, yaitu:
  1. Cleansing 
  2. Exfoliating
  3. Toning
  4. Moisturizing
  5. Sun Protecting
Tahapan pertama adalah Cleansing alias membersihkan. Meskipun kalian sehari-hari tidak menggunakan makeup tahapan ini tetap perlu dilakukan. Berkegiatan di luar ruangan membuat wajah kalian terpapar radikal bebas, polusi, keringat dll. Maka dari itu, tahap ini penting sekali dan termasuk basic skincare yang harus dilakukan setiap hari. Cleanser yang ditawarkan di pasaran ada bermacam-macam jenisnya, mulai dari facewash/sabun, milk cleanser, sampai oil cleanser. Pakailah produk yang cocok dengan jenis kulit kalian. (Cara memilih cleanser yang cocok dengan jenis kulit akan saya buat postingannya sendiri supaya postingan ini tidak terlalu panjang hehe)

Geng Cleanserku
Setelah membersihkan wajah, tahapan selanjutnya adalah Exfoliating atau mengangkat sel kulit mati. Setahu saya ada dua jenis exfoliating yang bisa dilakukan. Jenis pertama yaitu physical exfoliating. Jenis ini yang produknya paling banyak ditemukan di pasaran. Umumnya berupa scrub halus (beda dengan lulur badan ya) yang diaplikasikan dengan gerakan memutar pada wajah. Jenis berikutnya adalah exfoliating dengan acid atau asam. Jenis ini biasanya berupa 2 in 1 product jadi misalnya tonernya mengandung acid di dalamnya. Oiya, tahapan ini sebaiknya tidak dilakukan setiap hari terutama yang menggunakan scrub karena dapat membuat kulit wajah kita luka (invisible scar) bahkan menjadi lebih tipis. Saran saya seminggu 1 - 2 kali saja.

Peeling Team

Step berikutnya Toning. Produknya umumnya berupa cairan toner yang harus diaplikasikan ke wajah menggunakan kapas atau ada juga yang menggunakan spray. Fungsi utama toning adalah mengembalikan PH wajah kita agar kembali normal dan fungsi lainnya adalah mengangkat sisa kotoran dari wajah kita yang belum terangkat saat melakukan tahapan cleansing. Menurut saya tahapan ini sangat penting karena memberikan extra step dalam membersihkan dan mempersiapkan wajah kalian untuk menerima skincare selanjutnya.

Toner-tonerku

Setelah kulit kita siapkan untuk menerima skincare dengan cara toning, step berikutnya adalah Moisturizing atau melembabkan atau menutrisi. Tahapan ini pasti sudah banyak yang tahu caranya dan kenal produknya. Umumnya produknya berupa cream. Buat kalian yang baru akan melakukan skincare saran saya gunakan produk yang mudah ditemukan. Tapi ingat harus disesuaikan dengan jenis kulit kalian ya! (Buat yang ingin tau jenis-jenis moisturizer ada apa saja, akan saya buat postingan lain juga)

Moist Skin Team

Step terakhir adalah Sun Protecting. Banyak sekali teman-teman saya yang masih acuh terhadap tahap yang satu ini. Sinar matahari (UV A dan UV B) tidak baik bagi kulit karena dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit sehingga kulit menjadi kusam, terbakar, bahkan menyebabkan penuaan dini. Jadi skincare yang kita lakukan di awal tadi akan percuma apabila kulit kita tidak dilindungi dengan sunscreen. Setahu saya, UV B itu gelombangnya bisa masuk ke dalam ruangan, jadi sesungguhnya tidak ada alasan untuk tidak menggunakan sunscreen baik kalian berkegiatan di luar atau di dalam ruangan. Produknya biasanya berupa krim yang mengandung SPF atau singkatan dari Sun Protection Factor. Entah itu SPF 15, SPF 20, SPF 30, bahkan sampai SPF 50. Apa sih arti dari SPF 15 dll itu? Artinya screennya mampu menahan sinar matahari selama 150 menit. Setelah 150 menit, kalian harus reapply sunscreennya apalagi yang bagi kalian yang mudah berkeringat.
My Sun Protection Team
 5 Step di atas bukan untuk memutihkan wajah atau menghilangkan jerawat ya. Jerawat pasti tetap datang tetapi biasanya akibat hormonal atau akibat makanan yang dikonsumsi. Pesan tambahan dari saya selain 5 step di atas adalah minum air putih yang banyak. Usahakan 2 liter sehari itu terpenuhi dan badan kalian akan sangat berterima kasih atas kebaikan kalian. Selain itu usahakan untuk tidak sering-sering memegang kulit wajah. Karena biasanya tangan yang paling cepat menyuplai bakteri ke wajah.

Pasti kalian berpikir "wah ribet banget buat ukuran basic". Hmm.. tapi coba berpikir seperti ini, skincare itu seperti investasi terhadap kulit. Semakin dini kalian merawat wajah kalian maka kerusakan-kerusakan kulit wajah seperti jerawat (yang parah ya), dark spot, dan penuaan dini bisa dihindari atau bisa "diulur waktunya" lah istilahnya.

Segitu dulu deh kayaknya tentang basic skincarenya. I hope you guys enjoy reading it.


Much Love,



Wednesday, 1 June 2016

Annyeong! Udah lama banget ngga buat postingan di sini gileeeee!!! *bersihin sarang laba-laba dan debu*
Berhubung konten sebelumnya rasanya terlalu random dan personal sekali, gimana kalo mulai sekarang aku bikin postingan tentang beauty? setuju gak ibu-ibu?

xoxo,

Devy

Friday, 18 January 2013

Ujung Penantian Teletubbies

Setelah foto liburan sudah lengkap semua di tangan akhirnya saya memutuskan buat bikin postingan ini.
Jadi ceritanya saya dan ketiga monyet saya sudah lama merencanakan untuk liburan bareng, sayangnya selalu ada kendala. Ijin untuk saya susah turun lah, dana belum cukup lah, travelnya susah lah, banyak -_-. Setelah berusaha mengingat-ingat, saya tetap lupa bagaimana awalnya kita berempat memutuskan untuk liburan ke Bangka. Pokoknya suatu hari setelah kita berempat setuju untuk liburan ke Bangka, kita ngumpul di rumah saya untuk membicarakan persiapan ke sana. Mulai dari harga tiket, pemesanan tiket, disana mau ke mana, daaan lain-lain. Keputusan pembicaraan hari itu adalah, kita berangkat setelah UAS semester ganjil selesai, tepatnya tanggal 11 Januari 2013 dan pulang tanggal 15 Januari 2013.

Tanggal 11 Januari akhirnya datang. Kita berempat pergi pagi-pagi sekali dari Bandung karena harus naik pesawat jam 10.15 dari Jakarta. Nyuti dan Abang terlihat excited sekali karena katanya baru kali ini mereka naik pesawat. Sampai jakarta pukul 09.00, langsung check-in dan menuju ruang tunggu.

maunya nunggu di luar

Cieeeee...

Jam 12.00 sampai di Pangkal Pinang.

mereka bertiga gaya teroooos
Day One. Pantai Pasir Padi




Day Two. Pantai Sumur Tujuh. Tapi sayang karena anginnya lagi kencang, ombaknya kencang juga, jadi airnya keruh.


Liat mereka lagi ngapain -_- (tampak samping)

Pffffft hahahahahaha

hina :(

Day three part 1. PAntai Tanjung Pesona


Day three part 2. Yang ditunggu-tunggu! Pantai Parai!

depan resortnya






Sekian hahaha. Males ngetik. Liat fotonya aja lah yaaaaaa mwaaah :*






Wednesday, 2 January 2013

Balada penyelamatan Devy di malam tahun baru

Eh sebelum mulai cerita saya mau bilang,

SELAMAT TAHUN BARU, PEOPLE!

Jauh sebelum tanggal 31 Desember 2012, saya dan ketiga monyet saya merencanakan akan merayakan malam pergantian tahun di mana. Karena Ija bilang di rumahnya akan ada barbeque-an, jadi kami memutuskan untuk merayakan pergantian tahun di rumah Ija, tapi sayangnya Ija bilang kalau teman cewe ga  boleh  nginep di rumahnya. Kecewa deh. Untungnya dua monyet yang lain bilang, kalau saya akan diantar pulang saja setelah merayakan tahun baru di rumah Ija. Oke, habis perkara.

29 Desember 2012. Saya, Nyuti, dan Eldi membicarakan kembali mengenai rencana perayaan tahun baru. Mereka bilang sudah fix akan dirayakan di rumah Ija. Lalu Nyuti bilang,
"Kudu nginep ini mah, embung teuing urang balik ti gunung subuh-subuh."
(*Harus nginep ini sih. Ogah banget pulang dari gunung subuh-subuh)
"Heueuh lah. Basa eta ge urang peuting ka si Ija, di jalan tirisna minta ampun", kata Eldi.
(*Iya lah. Waktu itu juga aku malem-malem ke Ija, di jalan dinginnya minta ampun)
Tetooot! Mereka lupa kalau saya perempuan. Eh sorry, lupa kalau teman perempuan itu ga boleh nginep  di rumah Ija. Tapi saya diam saja, ga protes. Sampai saya ditanya Nyuti
"Ikut kan, Dep?"
"Hah? Gatau. Mau di rumah aja. Lagian kan ga boleh nginep di Ija."
"Boleh meureun"
"Waktu itu Ija bilang ga boleh"
"Becanda kali, Dep. Boleh pasti. Sok. Yakin aing mah"
"Yaudah kamu tanyain lagi aja ke Ija. Boleh ato ngga"

31 Desember 2012. Pagi. Saya baru bangun tidur, kemudian lihat hp dan mendapati ada sms dari Nyuti.
Jadi fix, saya tahun baruan di rumah.
Saya sudah beli snack yang banyak untuk dimakan sambil menunggu tahun baru ceritanya. Lalu saya iseng line-an sama orang-orang sambil kepo pada mau tahun baruan kemana. Azi, si ketua himpunan, bilang mau ke car free night sama teman-teman seangkatannya. Saya jadi kabita pengen ikut juga. Eh, ternyata Azi bilang boleh, tapi rencana ini belum pasti katanya. Dia bilang, pokoknya kalau jadi, saya bakal dikabari, terus dijemput. Izin dari Mamake juga turun. Saya diperbolehkan ikut aji CFN-an. Katanya doi kasihan sama saya karena harus tahun baruan di rumah.
Sorenya saya sms Nyuti,
Setelah sms terakhir saya ga dibalas Nyuti, saya lanjut nonton filmnya Cherry Belle yang saya lupa judulnya. Sedang asik nonton tiba-tiba ada yang bergetar di p****t saya. Ternyata saya menduduki hp saya, dan ada sms masuk.
Kyaaaaaa diculik! Saya langsung ke kamar saya, beres-beres baju dan semua perlengkapan nginep. Saya lupa bilang ke Mamake kalau saya akan dijemput untuk pergi ke rumah Ija. Saya lari hujan-hujanan ke rumah tetangga tempat Mamake dan tetangga-tetangga saya yang lain merayakan tahun baru, lalu bilang kalau saya akan pergin ke Ija. Mamake langsung ngebolehin. Lalu saya kembali ke rumah dengan hati riang gembira sambil menunggu Nyuti dan Abang jemput.

 

 



Lucu ya, ujung-ujungnya kita berempat merayakan tahun baru bareng :)


Sunday, 23 December 2012

Tension vs. Nyuti part 1

Semester 5 ini memang sesuatu banget. Sudah ada tugas Struktur Beton Bertulang I, tugas Bangunan Air, tugas Peningkatan dan Perbaikan Jalan juga, untung saya sudah ambil mata kuliah Rekayasa Jalan di SP, jadi berkurang satu jatah tugasnya.

Oke jadi ceritanya suatu hari, beberapa hari menju pengumpulan tugas besar Bangunan Air, saya sedang low  sekali. Mungkin karena PMS atau karena beberapa tugas lain belum selesai sementara saya terlalu fokus pada tugas Bangunan Air atau mungkin karena saya ingin sekali pulang lalu belajar Bangunan Air untuk kuis keesokan harinya tapi sore itu saya harus ikut rapat pengurus. Hmmm gabungan ketiganya saya rasa. Iya, saya panik harus mengerjakan yang mana lebih dulu.

Setelah berjam-jam mengerjakan Bangunan Air di kosan Firdha, saya akhirnya ke kampus, ke ruang himpunan mencari Azi, ketua himpunan, buat minta izin tidak ikut rapat pengurus karena ada kuis Bangunan Air besoknya. Ternyata Azi bilang saya harus ikut rapat. Kesal, kesal sekali tapi saya iyakan saja. Saya liat di ruang IASI ada Nyuti, tapi saya tidak masuk kesana karena harus asistensi tugas BA. Di tangga, di luar ruang himpunan, saya bukannya naik tangga menuju kelas tempat asistensi BA saya malah diam. Semua perasaan muncul. Tiba-tiba Nyuti keluar, dia dorong kepala saya sampai dia bisa lihat wajah saya lalu dia bilang
  "Kurang tidur ya kamu teh?"
  "Keliatan ya?" tanya saya.
Lalu saya dan Nyuti duduk di tangga dan dua monyet lain ikut keluar dari IASI.
  "Ikut rapat ga, Dev?" tanya eldi.
  "Gatau. Pengen pulang. Abang rapat?"
  "Ngga, Eldi mau ngerjain BA."
  "Yah terus aku pulang sama siapa? Aku pengen pulang, pengen belajar BA, besok kuis, tapi kata Aji aku harus rapat"
  "Eldi mah udah ijin tadi"
Kemudian Eldi pergi karena harus mengerjakan tugas BA, sedangkan Ija balik lagi ke IASI. Tinggallah saya berdua sama Nyuti di tangga. Nyuti duduk satu atau dua anak tangga di atas saya, sehingga kepala saya tepat sejajar dengan paha Nyuti. Saya mulai menangis sambil menyandarkan kepala saya di paha Nyuti. Saya tidak peduli dengan tatapan bingung orang-orang yang melihat saya menangis. Saya capek, kesal, bingung, pengen pulang. Nyuti mengelus-elus kepala saya. Tiba-tiba saya ingat, seharusnya jam segini Nyuti sudah pulang.
  "Kenapa belum pulang, mas?"
  "Nungguin kamu kan. Rapat ga jadinya?"
  "Pengen pulang" rengek saya
  "Yaudah cus we langsung yu"
  "Ga enak ke Aji, dia nungguin aku"
Saya kembali menyandarkan kepala saya ke paha Nyuti.
  "Pulang aja gih, aku rapat." kata saya.
  "Terus pulangnya gimana?"
  "Sendiri aja. Biarin lah"
  "Yaudah eki tungguin. Lama ga rapatnya?"
  "Gatau, ntar aku tanya Aji dulu."
Lalu saya masuk ke ruang himpunan untuk menanyakan rapat pengurus. Ternyata paling lama sampai setengah tujuh. Saya keluar kembali menuju Nyuti, saya bilang paling lama setengah tujuh. Lalu nyuti jawab
  "Sok ditungguin. Cepet gitu mulainya, biar ga kelamaan"
Akhirnya saya rapat dan tidak berlama-lama di jalan karena pulangnya diantar Nyuti, jadi ada waktu untuk belajar BA dulu. Hehe.